- Kedubes Palestina Rayakan HUT RI
- Rumah Zakat Bangun Ekosistem Filantropi Digital
- Sekda Subang Berbagi Donasi di HIV/AIDS Awareness Event
- Pesantren Al Hikam Dapat Beasiswa Bahasa Korea
- Kapolda Sulteng Dorong Sinergi Amil Zakat
- Pemerintah Siapkan Ekosistem Koperasi Syariah
- UPZ Jabar Bidik Potensi Zakat Rp30 T
- Dompet Dhuafa: Revisi Perpres Pengungsi
- Baznas Bekasi Tebar Zakat Rp1 M ke 1.761 Mustahik
- Zakat Perluas Manfaat untuk Pembinaan Mualaf
Rumah Zakat Bangun Ekosistem Filantropi Digital

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Rumah Zakat
LAZNAS Rumah Zakat Representative Provinsi Kalimantan Selatan melakukan silaturahmi dengan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin untuk membahas peluang kolaborasi dalam membangun ekosistem digital filantropi melalui Infak.ID.
Pertemuan tersebut dihadiri Dekan FDIK UIN Antasari Banjarmasin Dr. Hj. Halimatus Sakdiah, S.Ag., M.Si. bersama jajaran dekanat FDIK. Pertemuan berlangsung dengan membahas potensi kemitraan antara lembaga filantropi dan lingkungan perguruan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, tim LAZNAS Rumah Zakat memperkenalkan Infak.ID sebagai platform digital yang dapat memudahkan civitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan hingga unsur lainnya di lingkungan kampus dalam menyalurkan infak.
Baca Lainnya :
- AI Dorong Zakat Wakaf Raup 1,2 Triliun USD0
- Wakaf, Muhammadiyah Lirik Blockchain0
- Hidayatullah Launching Aplikasi Sedekah Subuh 0
- Pesantren UQI Raih Perak di Malaysia Technology Expo0
- IMS Connect 2026 Hadirkan Teknologi Kreatif Terkini0
Selain menjadi sarana penyaluran infak, platform tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, dakwah, dan kemanusiaan.
Dekan FDIK UIN Antasari Dr. Hj. Halimatus Sakdiah menyambut positif pemaparan mengenai Infak.ID. Dia bersama jajaran dekanat juga menunjukkan antusiasme terhadap peluang pemanfaatan platform tersebut untuk membangun budaya berbagi dan memperkuat gerakan filantropi di lingkungan akademik. "Insya Allah targetnya nanti saat Stadium General sudah bisa tanda tangan bersama," ungkap dia.
Pernyataan tersebut menjadi langkah awal bagi kedua pihak untuk melanjutkan komunikasi dan mematangkan rencana kerja sama. Kemitraan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan civitas akademika dalam berbagai kegiatan filantropi dan aksi sosial.
Sementara itu, Representative Manager LAZNAS Rumah Zakat Provinsi Kalimantan Selatan M. Luthfi Alfin menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan FDIK UIN Antasari dalam pertemuan tersebut.
"Alhamdulillah, pertemuan hari ini sangat luar biasa. Kami mendapatkan sambutan yang hangat dan antusias dari Ibu Dekan beserta jajaran FDIK UIN Antasari. Bagi kami, ini bukan hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih strategis dalam menghadirkan ekosistem filantropi digital di lingkungan perguruan tinggi," ujar dia.
Menurut dia, perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam mengembangkan budaya berbagi karena didukung oleh ekosistem yang luas, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan hingga berbagai komunitas akademik.
"Kami berharap komunikasi ini terus berlanjut dan dapat segera diwujudkan dalam bentuk kerja sama resmi. Semoga kolaborasi Rumah Zakat bersama FDIK UIN Antasari nantinya mampu melahirkan berbagai program kebaikan yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika, sehingga gerakan filantropi tidak hanya semakin mudah diakses secara digital, tetapi juga semakin luas manfaatnya bagi masyarakat," tambah dia.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari dalam membangun kemitraan yang lebih konkret. Kolaborasi melalui Infak.ID diharapkan dapat memperkuat ekosistem filantropi digital sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi civitas akademika untuk berkontribusi dalam gerakan sosial dan kemanusiaan.
Kontributor: Laila
Editor: MAS
Sumber: www.wartaniaga.com











.png)
.png)