- Menag Godok Badan Pemberdayaan Dana Umat
- Mentan Amran Berbagi Beasiswa Palestina
- Beasiswa KJMU Tahap II 2026 Dibuka
- Wakaf RS Mata DD Juara FESyar 2026
- RZ Buka Pos Segar di Lokasi Karhutla
- Menlu Tegaskan Dukungan RI untuk Palestina
- Spider Man: Mencegah Budaya Mati di Museum
- Menjadikan Sepak Bola Mesin Ekonomi Umat
- G30S, Kekalahan Ateisme dan Kebangkitan Dakwah Al-Quran
- Al-Aqsa: Mengubah Solidaritas Umat Jadi Ketahanan Palestina
Wakaf RS Mata DD Juara FESyar 2026

Keterangan Gambar : Foto: Dok Dompetdhuafa.org
Bagi banyak orang, kemampuan melihat sering dianggap hal biasa. Namun, bagi masyarakat prasejahtera, mendapatkan layanan kesehatan mata yang layak bisa menjadi perjuangan panjang. Di tengah kenyataan itulah Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi BWI-DD hadir dan kini menuai pengakuan di tingkat regional.
Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa Banten menyabet juara pertama lomba Ziswaf (zakat, infak, sedekah, dan wakaf) Unggulan kategori Program Wakaf Produktif Unggulan se-Pulau Jawa. Penghargaan itu diberikan dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Surabaya, 25–27 September 2026. Sebelumnya, Dompet Dhuafa Banten lolos sebagai finalis yang mewakili Banten.
Mengapa RS Mata Achmad Wardi Layak Juara?
Baca Lainnya :
- BWI Dorong Sinergi ZIS dan Wakaf0
- Wakaffee, Inovasi Wakaf Produktif ITS0
- Bangun Masjid, Mentan Wakaf Rp1 Triliun0
- Kampung Reforma Agraria Berbasis Wakaf0
- Pidana, Ubah Tanah Wakaf Jadi SHM0
Ada beberapa alasan yang membuat program ini menonjol di antara peserta lain. Pertama, wakaf dikelola secara produktif. Rumah sakit ini membuktikan bahwa dana wakaf tidak berhenti sebagai aset, tetapi dapat dikelola untuk memberikan manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat.
Kedua, layanannya menyasar kelompok yang paling membutuhkan. Rumah sakit ini berkomitmen memudahkan akses layanan kesehatan, khususnya kesehatan mata, bagi masyarakat tidak mampu atau duafa. Ketiga, pengelolaan dananya efektif dan transparan. Kedua nilai itu menjadi dasar penilaian, sebab kepercayaan wakif dan donatur hanya bisa dijaga lewat pengelolaan dana yang akuntabel.
Keempat, program ini digerakkan oleh kolaborasi. Kemenangan ini adalah buah kerja sama para wakif, pengelola, dan berbagai pihak yang bergandengan tangan dalam kebaikan.
Ajang FESyar Jawa sendiri merupakan agenda tahunan Bank Indonesia untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah regional yang berkelanjutan, melalui sinergi, transformasi digital, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan daerah. Dalam ekosistem itulah RS Mata Achmad Wardi dinilai mampu menunjukkan dampak nyata.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono, menyampaikan rasa syukurnya. Meski demikian, dia menegaskan bahwa penghargaan bukan tujuan utama.
"Alhamdulillah atas capaian ini. Namun, esensinya bukan pada juaranya, melainkan pada motivasi untuk meningkatkan dan meluaskan manfaat bagi masyarakat," ujar dia.
Nada serupa disampaikan Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi BWI-DD, dr. Pradipta Suarsyaf, MMRS, MPM, Dipl.BA, FRSPH, FISQua, FAAPM, SCL, CPM (Asia). Menurut dia, gelar juara ini merupakan berkah bagi para wakif dan seluruh pihak yang terlibat.
"Juara pertama Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa untuk kategori program wakaf unggulan adalah berkah bagi wakif dan penerima manfaat sekaligus bukti bahwa wakaf produktif yang dikelola dengan baik memberi dampak signifikan bagi masyarakat," tutur dia.
Bagi Dompet Dhuafa Cabang Banten, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan belum selesai. Setiap pasien yang kembali dapat melihat dengan jelas adalah alasan mengapa wakaf produktif layak terus dijaga dan dikembangkan.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.dompetdhuafa.org











.png)
.png)