DT Peduli Salurkan Kurban ke 30 Negara

By Revolusioner 06 Mei 2026, 07:04:09 WIB Wasiat dan DSKL
DT Peduli Salurkan Kurban ke 30 Negara

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI


Ketimpangan distribusi daging kurban kembali menjadi perhatian setiap tahun. Di satu sisi, wilayah perkotaan kerap mengalami kelebihan pasokan, sementara di sisi lain, masyarakat di daerah konflik dan wilayah terpencil masih kesulitan memperoleh akses protein hewani. Kondisi ini mendorong DT Peduli menghadirkan pendekatan baru dalam program kurban 2026.

Melalui program Qurban Peduli Negeri (QPN) bertajuk “Qurban Impact”, lembaga tersebut berupaya mengubah pola distribusi kurban agar lebih merata hingga lintas negara. Program ini resmi diluncurkan pada April 2026 sebagai langkah memperluas manfaat kurban, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga ke wilayah yang tengah dilanda krisis kemanusiaan.

Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, menegaskan pendekatan tahun ini berbeda dibanding sebelumnya. Ia menyebut cakupan program kini tidak lagi terbatas secara lokal. “Kurban tahun ini berbeda. Yang asalnya scope-nya lokal, sekarang akan bergerak ke internasional,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/5/2026).

Baca Lainnya :

Ia menambahkan perluasan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas umat sekaligus menjawab kebutuhan global yang semakin kompleks. “Lokal kita akan kuatkan, nasional kita akan luaskan, dan internasional, kita juga akan masuk ke level tersebut. Ini adalah upaya penguatan peradaban,” tambah dia.

Langkah tersebut didukung pengalaman tahun sebelumnya, ketika program serupa telah menjangkau ratusan ribu penerima manfaat dengan distribusi hewan kurban di berbagai wilayah Indonesia hingga ke luar negeri, termasuk kawasan Timur Tengah. Pada 2026, jangkauan program ditingkatkan secara signifikan.

Distribusi daging kurban direncanakan menjangkau seluruh provinsi di Indonesia serta lebih dari 30 negara di berbagai kawasan dunia. Negara yang mengalami krisis pangan dan konflik menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan.

Ketua Pelaksana program, Iwan Firmansyah, menjelaskan konsep “impact” yang diusung tidak sekadar istilah, melainkan upaya memastikan manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh kelompok yang membutuhkan. “Qurban Impact ini bukan hanya sekadar pendistribusian, tapi dengan qurban impact ini bisa memberikan manfaat secara luas, secara global, kemudian kebermanfaatnya lebih luas lagi, yang awalnya hanya cabang saja ditambah Indonesia timur, namun tahun ini pasti 38 provinsi dan 30 negara. Kita jaga keikhlasan dari awal hingga akhir,” jelas dia.

Program ini juga menyasar kelompok rentan seperti masyarakat di wilayah terpencil, komunitas mualaf, hingga korban konflik. Selain itu, pola distribusi dirancang lebih tepat sasaran agar tidak terjadi penumpukan seperti yang sering terjadi di wilayah perkotaan. “Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita. Semoga Allah berikan pertolongan,” ujar dia.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.viva.co.id




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment