Lazismu-Jasindo Edukasi Keuangan Santri

By Revolusioner 26 Okt 2026, 04:50:26 WIB LAZ
Lazismu-Jasindo Edukasi Keuangan Santri

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Lazismu.org


Lazismu bersama PT Asuransi Jasindo Syariah memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kegiatan edukasi serta kepedulian sosial di ‘Aisyiyah Boarding School (ABS) Baleendah, Bandung, Jabar, pada pekan lalu.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan santriwati, jajaran pimpinan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Barat, serta pengelola pesantren. Kolaborasi ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan perlindungan berbasis prinsip syariah sejak dini.

Dalam kegiatan itu, bantuan pendidikan berupa beasiswa disalurkan kepada 15 santri. Selain itu, lima santri didaftarkan untuk mendapatkan perlindungan melalui asuransi syariah.

Baca Lainnya :

Branch Manager PT Asuransi Jasindo Syariah KP Bandung, Ririn Riani Ludisa, mengatakan bahwa pemahaman mengenai asuransi syariah tidak hanya berkaitan dengan produk keuangan, tetapi juga mencakup penanaman nilai kepedulian terhadap sesama. "Asuransi syariah hadir dengan prinsip saling melindungi dan tolong-menolong sesuai dengan nilai ta'awun”, ujar dia.

Dia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan para santriwati mengenai manajemen risiko sebagai bekal menghadapi masa depan.

Direktur Penghimpunan dan Kerjasama Lazismu Pusat, M. Sholeh Farabi, turut menyoroti pentingnya perlindungan syariah dan mekanisme jaring pengaman sosial untuk menjaga kestabilan ekonomi keluarga. "Dalam Islam, mengelola harta tidak hanya soal mencari dan membelanjakan, tetapi ada unsur sosial di dalamnya”, kata dia.

Farabi menjelaskan, penyaluran zakat dari Jasindo Syariah yang dikelola Lazismu dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, termasuk melalui pemberian beasiswa dan upaya meringankan beban sesama.

Dia menambahkan, literasi keuangan syariah penting agar santriwati memahami cara memperoleh harta secara halal, mengelolanya secara tepat, serta menyalurkannya sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Barat, Ia Kurniati, mengatakan bahwa kemandirian finansial merupakan salah satu keterampilan penting bagi perempuan yang berkemajuan. "Perempuan harus cerdas merencanakan dan mengelola keuangan sehingga mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan”, ucap dia.

Dia berharap edukasi keuangan syariah dapat mempersiapkan santriwati menjadi generasi perempuan berkemajuan yang berpengetahuan, mandiri secara finansial, serta mampu menjadikan harta sebagai sarana ibadah sekaligus melindungi diri dari risiko keuangan yang merugikan.

Mudir Pesantren ‘Aisyiyah Boarding School Baleendah, Dede Kurniawan, juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan Lazismu dan Jasindo Syariah. Menurut dia, bantuan beasiswa dan kegiatan edukasi tersebut menjadi langkah awal yang positif bagi perkembangan pesantren. “Semoga sinergi dan keberkahan ini terus mengalir untuk mendukung pendidikan serta pemberdayaan santriwati ke depannya", tutur dia.

Materi mengenai pengenalan asuransi syariah dan kewaspadaan finansial disampaikan oleh M. Fajar dari Jasindo Syariah. Sementara itu, Pengawas Syariah Lazismu Pusat, Ayi Yunus Rusyana, membahas konsep harta dalam Islam sekaligus memberikan panduan praktis tentang pengelolaan keuangan kepada para santriwati.

Program tersebut dirancang untuk memperkenalkan manajemen risiko berdasarkan nilai-nilai Islam sejak dini. Prinsip tolong-menolong atau ta’awun, kepedulian, dan kebersamaan atau takaful menjadi landasan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi ketidakpastian finansial.

Melalui kolaborasi ini, Jasindo Syariah, Lazismu, dan PWA Jawa Barat berkomitmen memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mendorong pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas bagi generasi muda Islam di Indonesia.

Kontributor: Raeihan

Editor: MAS

Sumber: www.lazismu.org 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment