- Beasiswa S2-S3 Pertanian SEARCA Dibuka
- Usaha Mustahik Meranti Dibantu Rp219 Juta
- Zakat 2025 Jangkau 43,7 Juta Mustahik
- Beasiswa Amil Dievaluasi Agar Berdampak
- Gubernur Papua: Perluas Manfaat Zakat
- Palestina, Dari Kepedulian Menuju Donasi dan Diplomasi Kemanusiaan
- AI Muse dan Transformasi Digital Filantropi Islam Indonesia
- Kota Ziswaf Digital: Membangkitkan Raksasa Filantropi
- Bun Wid, Dermawan Rumah Dhuafa dari Madura
- Lembaga Keagamaan Cilegon Dapat Hibah
RI Mulai Bangun Kampung Haji

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Pemerintah Indonesia memulai pembebasan lahan sebagai tahap awal pembangunan Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar penyediaan kawasan khusus bagi jamaah haji Indonesia.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, mengatakan lahan yang dibebaskan berada di kawasan Jabal Hindawiyah yang lokasinya dekat dengan Masjidil Haram. “Lokasinya sangat dekat Masjidil haram, nanti akan ada akses khusus, seperti tunnel (terowongan) agar jamaah tidak terganggu lalu lalang kendaraan dan jamaah lain,” ujarnya mengutip Antara, Kamis (30/4/2026).
Dia menambahkan, Kampung Haji akan dibangun di kawasan Jabal Hindawiyah dengan jarak sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan tiga tower yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.600 orang. Tower tersebut ditargetkan mulai digunakan pada musim haji tahun depan setelah pengelolaannya diambil alih oleh Danantara.
Baca Lainnya :
- NAZAS Nigeria Salurkan Zakat N77 Juta0
- Turki Gelar Doa Subuh Bela Palestina0
- PCIM Sudan Genjot Program Filantropi0
- PBNU: Zakat Solusi Krisis Global 0
- Ini Beasiswa BAZNAS untuk Kuliah di Malaysia0
Muhadjir menjelaskan proyek ini merupakan visi jangka panjang yang telah dirintis sejak masa Presiden Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Sudah 40 tahun kita bermimpi punya Kampung Haji. Sekarang mulai direalisasikan,” kata Muhadjir.
Dalam pengembangannya, kawasan itu direncanakan memiliki ratusan tower hunian untuk menampung sebagian besar jamaah haji Indonesia. Dari total kebutuhan lahan sekitar 84 hektare, saat ini sekitar 54 hektare sedang dalam proses pembebasan.
Muhadjir menegaskan pendanaan proyek tidak akan bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembiayaan akan dilakukan melalui skema investasi yang dikelola Danantara dengan melibatkan investor, termasuk dari Arab Saudi. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tambahan pendanaan sekitar Rp1,7 triliun guna menutup kebutuhan operasional tanpa membebani jamaah.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com











.png)
.png)