BSI-FOZ-Poroz Perkuat Zakat

By Revolusioner 15 Jun 2026, 09:37:43 WIB Nasional
BSI-FOZ-Poroz Perkuat Zakat

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Bankbsi.co.id


PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menjalin kolaborasi dengan Forum Zakat (FOZ) dan Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) melalui penandatanganan nota kesepahaman terkait sinergi pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah, serta program literasi dan edukasi pengelolaan zakat di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berkomitmen mengoptimalkan zakat sebagai instrumen keuangan syariah yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan rangkaian acara Leaders Talk 2026 bertema “Menguatkan Kolaborasi Zakat Nasional untuk Wujudkan Indonesia Berdaya” di Kantor Pusat BSI.

Sejalan dengan kinerja perseroan yang solid dan terus tumbuh setiap tahun, sejak awal berdiri hingga akhir 2025 BSI telah menghimpun dan menyalurkan zakat sekitar Rp1 triliun kepada BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya :

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, mengatakan ZISWAF menjadi instrumen syariah yang memiliki kekhasan dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat. Menurut dia, BSI berupaya hadir dengan berbagai kemudahan layanan agar instrumen tersebut dapat dikelola secara optimal.

“ZISWAF menjadi instrumen syariah yang memiliki ciri khas untuk kemaslahatan umat. Disinilah upaya Bank Syariah Indonesia untuk hadir memberikan berbagai kemudahan layanan agar instrumen ini bisa dikelola secara optimal,” ujar dia.

Perseroan mencatat, secara year to date hingga Maret 2026, minat nasabah untuk berzakat masih cukup baik. Hal itu terlihat dari transaksi zakat melalui mobile banking BYOND by BSI yang mencapai Rp41,89 miliar atau rata-rata bulanan sekitar 150 ribu transaksi.

Kemas mengatakan potensi tersebut akan terus digarap secara masif agar dana umat dapat dikelola dengan baik melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang amanah. Dengan begitu, pengelolaan zakat diharapkan dapat menghadirkan multiplier effect bagi ekosistem zakat, mulai dari UMKM, transformasi digital pengelolaan zakat, peningkatan kualitas SDM para amil zakat, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program terstruktur.

Dalam forum tersebut, Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi faktor kunci untuk mengoptimalkan potensi zakat nasional. Dia menyampaikan, potensi zakat Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp340 triliun per tahun, sementara realisasi penghimpunan zakat nasional saat ini masih berada pada kisaran Rp44 triliun.

Karena itu, diperlukan penguatan sinergi antarlembaga, integrasi data muzakki, serta kolaborasi jaringan dan sumber daya manusia agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Dyah Tri Kumolosari, menyampaikan bahwa penguatan kolaborasi zakat menjadi bagian penting dari upaya nasional dalam percepatan pengentasan kemiskinan.

Dia mengungkapkan, masih terdapat sekitar 2,2 juta jiwa masyarakat Indonesia yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrem sehingga dibutuhkan intervensi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, BSI berharap dapat memperkuat perannya sebagai mitra utama lembaga zakat dalam mendukung digitalisasi layanan, penguatan tata kelola, integrasi ekosistem ekonomi syariah, serta pemberdayaan masyarakat.

Sinergi antara BSI, FOZ, POROZ, BAZNAS, pemerintah, dan seluruh OPZ diharapkan mampu mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan Indonesia yang lebih berdaya dan sejahtera.

Kontributor: Azzam Al Hanif
Editor: MAS
Sumber: www.bankbsi.co.id




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment