Amalan Sunah di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

By Revolusioner 10 Mar 2026, 10:17:35 WIB Z-Spirit
Amalan Sunah di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Detik.com Jatim


Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah. Pada waktu ini terdapat keutamaan yang sangat besar, termasuk kesempatan meraih malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.

Ramadan sendiri merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Pada bulan ini umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa. Rasulullah SAW juga menyebut Ramadan sebagai bulan yang penuh keberkahan, sehingga banyak umat Islam berlomba-lomba memperbanyak amal ibadah untuk meraih keutamaan tersebut.

Selain itu, amalan sunah yang dilakukan pada bulan Ramadan memiliki nilai pahala yang setara dengan ibadah wajib, sementara ibadah wajib akan dilipatgandakan pahalanya. Keutamaan inilah yang menjadikan Ramadan sebagai momentum terbaik untuk memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.

Baca Lainnya :

Amalan Sunah di 10 Malam Terakhir Ramadan

1. Sahur

Sahur termasuk amalan sunah yang dianjurkan saat berpuasa di bulan Ramadan, meskipun hanya dengan sedikit makanan atau seteguk air. Rasulullah SAW bersabda:

Bersantap sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.”

(HR. al-Bukhari)

2. Menjalankan Puasa dengan Ikhlas

Umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa dengan penuh keikhlasan karena ibadah ini merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu. Selain itu, penting pula menjaga diri dari berbagai hal yang dapat membatalkan puasa.

3. Menyegerakan Berbuka

Salah satu sunah lainnya adalah segera berbuka ketika waktu magrib telah tiba. Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma, dan jika tidak tersedia, dapat diganti dengan air.

“Jika salah seorang di antara kalian berpuasa, hendaklah ia berbuka dengan kurma. Jika tidak ada, maka dengan air karena air itu menyucikan.”

(HR. Abu Dawud)

4. Melaksanakan Salat Tarawih

Salat Tarawih merupakan ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Salat ini dilaksanakan pada malam hari setelah salat Isya dan menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Barang siapa melaksanakan ibadah (Tarawih) pada bulan Ramadan dengan iman dan penuh keikhlasan, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. al-Bukhari dan Muslim)

5. Membaca dan Mengkhatamkan Al-Qur’an

Ramadan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an. Oleh karena itu, memperbanyak membaca atau tadarus Al-Qur’an menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan.

Jibril menemui Nabi pada setiap malam di bulan Ramadan dan bertadarus Al-Qur’an bersamanya.”

(HR. Bukhari No. 3220)

6. Memperbanyak Sedekah

Pada bulan yang penuh keberkahan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak sedekah, terutama dalam bentuk makanan atau minuman bagi orang yang berpuasa.

Siapa yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa.”

(HR. Ahmad)

7. Memperbanyak Doa

Memperbanyak doa juga menjadi amalan sunah yang sangat dianjurkan. Dalam hadis riwayat Abu Hurairah disebutkan bahwa ada tiga doa yang tidak tertolak, yaitu doa orang yang berpuasa hingga berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi.

8. Iktikaf di Masjid

Iktikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amalan ini dapat dilakukan sepanjang Ramadan, namun sepuluh malam terakhir merupakan waktu yang paling utama karena bertepatan dengan peluang datangnya Lailatul Qadar.

“Dari Abu Hurairah diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW biasa beriktikaf selama sepuluh hari pada setiap Ramadan, dan pada tahun wafatnya beliau beriktikaf selama dua puluh hari.”

(HR. Bukhari dan Abu Dawud)

9. Mencari Lailatul Qadar

Umat Islam dianjurkan untuk bersungguh-sungguh mencari malam Lailatul Qadar yang berada pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Carilah malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

10. Istiqamah dalam Beribadah

Menjaga konsistensi dalam beribadah juga menjadi hal penting. Amalan-amalan yang telah dilakukan selama Ramadan sebaiknya tetap dilanjutkan meskipun bulan Ramadan telah berakhir, sehingga nilai spiritual yang diperoleh dapat terus terjaga.

Kontributor: Daffa Atha

Editor: MAS

Sumber: www.detik.com 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment