- Dana Umat Besar, Kepercayaan Harus Dijaga
- Rumah yang Menyimpan Suara
- Pascagempa, IZI Salurkan Bantuan Sekolah
- Lazisnu Santuni Dhuafa Madura
- Wakaf Produktif Goes to Campus
- Menag Kampanye Kemanusiaan di Italia
- Muhammadiyah-Qatar Bermitra Strategis
- Bansos Digital Diluncurkan 10 November
- 53.431 Tanah Wakaf Tersertifikasi
- Filantropi Islam, Investasi Masa Depan Umat
Lazisnu Santuni Dhuafa Madura

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Nucare.id
UPZIS MWCNU Kamal, Bangkalan, Jawa Timur, menyalurkan santunan uang tunai kepada anak yatim dan bantuan sembako untuk kaum dhuafa dalam kegiatan Lailatul Ijtima’ belum lama ini.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ustadz Rofai, Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Gili Anyar, tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2026.
Ketua MWCNU Kecamatan Kamal, Abdur Rosyid, menjelaskan bahwa santunan tersebut merupakan program rutin yang disalurkan melalui LAZISNU. Adapun Lailatul Ijtima’ digelar setiap bulan, sedangkan pelaksanaan pada Oktober ini dipadukan dengan peringatan Hari Santri.
Baca Lainnya :
- Usaha Mustahik Aceh Dipulihkan 0
- RZ Latih Warga Risiko Bencana 0
- RZ Ajari Warga Kelola Dapur Umum0
- Ribuan Warga Indramayu Dapat Bantuan Air0
- Baznas Kuningan Bantu Konsumsi Relawan Karhutla Ciremai0
“Kegiatan ini dikemas dengan pembacaan Ratib Syaikhona Kholil, pengajian kitab Matnussyarif, sekaligus berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan kaum dhuafa,” ujar dia sebagaimana diberitakan NU Online Jatim.
Abdur Rosyid menjelaskan bahwa masing-masing anak yatim menerima santunan uang tunai sebesar Rp100 ribu. Sementara itu, kaum dhuafa mendapatkan bantuan berupa paket sembako.
Dia menambahkan, pelaksanaan kegiatan sosial tersebut mendapat dukungan dari masyarakat serta badan otonom (banom) NU yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ketua PRNU Gili Anyar, Ustadz Rofai, mengatakan peringatan Hari Santri menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. “Melalui Lailatul Ijtima’ ini, nilai-nilai keislaman juga diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa,” tutur dia.
Rofai berharap kegiatan tersebut dapat terus berlangsung secara istiqamah untuk mempererat kebersamaan warga Nahdlatul Ulama serta menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap nilai-nilai kepesantrenan, kepedulian sosial, dan semangat khidmah kepada umat dapat terus terjaga, khususnya dalam momentum peringatan Hari Santri,” ujar dia.





.png)






.png)
.png)