Sedekah Sayur Sasar 31 Ribu Mustahik

By Revolusioner 27 Apr 2026, 08:16:39 WIB Mustahik
Sedekah Sayur Sasar 31 Ribu Mustahik

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Jogja.antaranews.com


Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyatakan program sedekah sayur yang digagas sektor swasta mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendorong pola hidup sehat.

Hal itu disampaikan Muzani saat meresmikan Papan Sedekah Sayur di Ethos Digital Valley, Dusun Gewok, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Ahad (26/4/2026).

Ia menilai program tersebut membanggakan karena masyarakat didorong menjalani hidup sehat melalui konsumsi sayur dan protein secara rutin.

Baca Lainnya :

Program sedekah sayur yang diinisiasi PT Etos Kreatif Indonesia melalui Yayasan Rintisan Amal Bunda itu disebut telah menjangkau sekitar 31 ribu penerima manfaat.

Bantuan yang disalurkan mencakup sayuran, tempe, tahu, bumbu dapur, serta sumber protein seperti ikan, ayam, dan telur. Distribusi dilakukan secara rutin tiga kali sepekan untuk membantu kebutuhan pangan harian masyarakat.

Menurut Muzani, program tersebut tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga meringankan beban pengeluaran rumah tangga karena warga tidak perlu terlalu sering membeli sayur dan protein.

Ia juga mengungkapkan skema pendanaan program mengalami perkembangan positif. Pada awal pelaksanaan, sekitar 95 persen pembiayaan berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kini, sekitar 60 persen masih ditanggung perusahaan, sementara 40 persen berasal dari partisipasi masyarakat melalui gerakan sedekah sayur.

Muzani menilai kolaborasi tersebut menjadi contoh baik yang layak direplikasi di berbagai daerah. Ia mendorong lebih banyak perusahaan swasta ikut terlibat dalam kegiatan sosial serupa agar manfaatnya semakin luas.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak sebagai kunci peningkatan kesejahteraan masa depan. Orang tua diminta terus mendorong anak bersekolah dan belajar.

Ia juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kecerdasan anak sekaligus mengurangi beban biaya keluarga.

Muzani mengaku terinspirasi oleh konsep sedekah sayur yang sederhana namun berdampak besar. Ia menambahkan, program tersebut juga membuka ruang bagi petani lokal untuk berbagi hasil panen sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, menjelaskan program sedekah sayur bermula pada masa pandemi COVID-19 sebagai respons atas kebutuhan masyarakat.

Ia mengatakan bahan pangan yang dibagikan berasal dari petani lokal di wilayah Banyumas dan Cilacap, sekaligus memberdayakan mereka melalui penyaluran hasil panen.

Saat ini, program tersebut telah menjangkau sejumlah wilayah di Cilacap dan mulai diperluas ke Banyumas Raya dengan distribusi rutin setiap Jumat, Sabtu, dan Ahad melalui dukungan relawan.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.jogja.antaranews.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment