- Israel Robohkan Rumah Warga Palestina yang Tewas dalam Bentrokan
- Dibuka, Beasiswa Guru dan Tendik 2026
- Menko PM: Baznas Solusi Pemberdayaan
- RZ Tebar 20 Ribu Liter Air di Indramayu
- UMKM Mustahik Bone Dapat Zakat Berkah
- RZ Kirim Hotmeals ke Pengungsi Sudan
- BSI Raih Penghargaan untuk Green Zakat
- Palestina, Muhammadiyah Siapkan Program Pemberdayaan
- BAZNAS Majalengka Tebar Beasiswa Stimulan
- MAIWP Malaysia Salur Zakat ke 600 Pengantin Mustahik
Waspada Travel Haji Ilegal

Keterangan Gambar : Foto: Ilustrasi AI
Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sampang menegaskan larangan penggunaan visa selain visa haji selama musim keberangkatan jemaah. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sampang, Sayfuddin, menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi kini memperketat pengawasan dengan mensterilkan akses menuju Kota Makkah dan Madinah. Akses tersebut hanya diperuntukkan bagi jemaah yang memiliki visa haji resmi.
“Ini bukan sekadar imbauan, tetapi kewajiban yang harus dipatuhi,” ujar dia, di Sampang, Jatim, Senin (4/5/2026). Ia menambahkan masyarakat yang tetap menggunakan visa non-haji berisiko tertahan di bandara dan tidak dapat melanjutkan perjalanan ibadah. Saat ini, seluruh akses menuju dua kota suci diberlakukan pembatasan penuh sehingga hanya jemaah dengan dokumen resmi yang diizinkan masuk.
Baca Lainnya :
- Kemenhaj Wajibkan Dam Jalur Resmi0
- Pemerintah Bebaskan Pajak Jemaah Haji0
- Jamaah Haji Mulai Umrah Wajib0
- Bus Shalawat Gratis, Hindari Tip0
- 28.274 Calhaj Berangkat, Fast Track Meluas0
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan calon jemaah agar lebih waspada terhadap tawaran perjalanan dari travel ilegal. “Modus yang kerap digunakan adalah menawarkan biaya murah, namun tidak memenuhi ketentuan resmi keberangkatan haji,” jelas dia.
Kemenhaj Sampang akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran tersebut. Calon jemaah diminta memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen perjalanan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan semua dokumen sesuai aturan agar ibadah haji dapat berjalan lancar dan aman,” ucap dia.
Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.antaranews.com







.png)



.png)
.png)