Baznas Lampung Bantu Pekerja Migran

By Revolusioner 04 Nov 2026, 00:30:05 WIB Mustahik
Baznas Lampung Bantu Pekerja Migran

Keterangan Gambar : Foto: Dok. Lampung.baznas.go.id


Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung memperkuat kerja sama dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung dan Dinas Tenaga Kerja untuk meningkatkan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam rapat di Kantor BAZNAS Provinsi Lampung, Selasa (3/11/2026), pukul 10.00 WIB. Pertemuan ini menindaklanjuti koordinasi sebelumnya mengenai permohonan bantuan biaya pemulangan jenazah PMI asal Lampung dari Malaysia.

Rapat dihadiri BAZNAS Kota Bandar Lampung, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, BP3MI Lampung, serta ahli waris almarhumah Ropitin. Pembahasan tersebut juga merespons surat BP3MI Lampung tertanggal 28 Oktober 2026 mengenai permohonan bantuan pembiayaan pemulangan jenazah pekerja migran.

Baca Lainnya :

Salah satu wujud kerja sama tersebut adalah pemulangan jenazah Ropitin binti Sajum, PMI asal Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung. Ropitin meninggal dunia di Malaysia pada 5 Oktober 2026.

Dokumen pencatatan kematian yang diterbitkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru menyebutkan bahwa Ropitin meninggal di Hospital Enche Besar Hajjah Khalsom, Kluang, Johor, akibat septic shock secondary to severe pneumonia atau syok sepsis akibat pneumonia berat.

BP3MI Lampung kemudian mengajukan bantuan pembiayaan kepada BAZNAS Provinsi Lampung. Permohonan tersebut diajukan karena keluarga almarhumah mengalami keterbatasan ekonomi untuk memenuhi biaya administrasi, penanganan jenazah, dan pemulangan dari Malaysia ke Indonesia.

Kondisi tersebut semakin sulit karena almarhumah sebelumnya diberangkatkan secara nonprosedural, sehingga tidak ada pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban atas biaya pemulangannya.

Dengan dukungan BAZNAS Provinsi Lampung, jenazah Ropitin berhasil dipulangkan pada 31 Oktober 2026 melalui rute Johor Bahru–Kuala Lumpur–Jakarta. Setelah tiba di Indonesia, jenazah dibawa ke Bandar Lampung menggunakan ambulans yang difasilitasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman.

Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BAZNAS kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Kepala BP3MI Lampung, Kombes Pol. Mulia Nugraha, turut menyampaikan hal senada.

BAZNAS Provinsi Lampung berupaya mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam keadaan darurat seperti pemulangan jenazah PMI. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menghadirkan manfaat nyata dari dana umat.

Perluas Perlindungan PMI dari Hulu hingga Hilir

Kolaborasi KP2MI dan BAZNAS RI sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dengan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., di Jakarta pada 28 Juli 2026.

Kerja sama tersebut bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan dana ZIS untuk pekerja migran dan keluarganya. Bentuk dukungan mencakup pembiayaan dan persiapan calon PMI sebelum keberangkatan, fasilitasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berbasis komunitas selama bekerja di luar negeri, beasiswa bagi anak PMI, hingga pelatihan kemandirian ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan.

Melalui pertemuan di Lampung, kerja sama tersebut diharapkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan daerah. Penanganan PMI yang sakit, meninggal dunia, menghadapi persoalan, serta keluarga PMI yang membutuhkan bantuan menjadi bagian dari ruang kolaborasi yang dapat diperkuat.

Bagi BAZNAS Provinsi Lampung, sinergi ini membuka peluang agar dana ZIS tidak hanya hadir ketika keadaan darurat terjadi, tetapi juga mendukung perlindungan dan pemberdayaan PMI beserta keluarganya secara berkelanjutan.

Koordinasi lintas lembaga diharapkan terus memperkuat langkah bersama dalam memberikan perlindungan dan bantuan bagi PMI serta keluarga yang membutuhkan. Kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian agar pekerja migran dan keluarganya tetap memperoleh perhatian saat menghadapi situasi sulit.

Perlindungan pekerja migran dan keluarganya merupakan bagian dari kepedulian terhadap sesama yang perlu dijaga bersama. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, masyarakat dapat membantu meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah sekaligus memperluas dukungan bagi PMI dalam berbagai tahap kehidupan. Mari terus menguatkan gerakan zakat agar manfaat dana umat hadir bagi mereka yang membutuhkan, terutama saat menghadapi masa sulit.

Kontributor: Raeihan
Editor: MAS
Sumber: www.lampung.baznas.go.id    



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment